JELAJAHI NILAI POSITIF KEHADIRAN PFA DI BUMI CENDERAWASIH: SELAMATKAN GENERASI PAPUA!

February 7, 2024

Berdiri di Timika sejak 2022, Papua Football Academy (PFA) telah menjadi sorotan dalam dunia sepak bola Indonesia dengan menghasilkan bakat-bakat muda yang menjanjikan. Kehadiran PFA di tanah Papua tidak hanya memberikan manfaat bagi para siswa terpilih saja, tetapi juga memiliki dampak positif yang signifikan bagi komunitas dan perkembangan sepak bola di Papua.

Mulai dari peningkatan keterampilan para putra Papua yang memiliki potensi di bidang sepak bola, peningkatan peluang karier baik di level nasional maupun internasional. Serta, pemberdayaan masyarakat dan promosi potensi Papua ke area yang lebih luas lagi.

Sesuai dengan visi misi dari sponsor utama PT Freeport Indonesia, sebagaimana yang disampaikan oleh Claus Wamafma selaku Direktur PT Freeport Indonesia bahwa PFA bukan hanya sekadar akademi sepak bola, melainkan ikon baru untuk Papua.

“Ada satu bagian yang sebenarnya terlupakan dalam tiga dekade terakhir di Papua, yakni pembangunan mental dan budaya. Salah satunya melalui olahraga. PFA hadir untuk melaksanakan tugas tersebut,” ujar Claus.

“Kami (PT Freeport Indonesia) akan terus mendukung kehadiran PFA dengan semua fasilitas mengacu pada standar yang dipersyaratkan dari semua bidang. Dengan harapan suatu saat siswa PFA yang dilatih di sini bisa kembali ke masyarakat dengan peningkatan kualitas karakter yang positif,” tutur Claus dengan semangat.

Diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, dilansir dari Kompas.com, PFA telah menjadi perbincangan hangat di kalangan para petinggi negara seperti Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani, dan Ketua DPR RI, Puan Maharani.

“Bertemu Ibu Sri Mulyani yang ditanyakan bukan hal lain tapi justru tentang PFA. Berbicara dengan Ibu Puan juga tentang pembangunan fundamental generasi muda Papua lewat olahraga,” jelas Claus.

Salah satu ikon sepak bola Papua, Ortizan Solossa, yang merupakan kakak dari pesepakbola legendaris Boaz Solossa juga melihat PFA sebagai harapan baru untuk generasi muda Papua. “Kehadiran Papua Football Academy ikut menyelamatkan generasi masa depan Papua, khususnya di cabang olahraga sepak bola,” ucap sosok yang pernah bermain untuk Persipura Jayapura dan PSM Makassar ini.

“Nama-nama pelatih yang ada di PFA tidak usah diragukan lagi. Dari Wolfgang Pikal yang pernah menangani tim nasional, lalu ada Ardiles putra daerah. Juga Rully Nere yang punya nama besar sebagai pesepakbola Indonesia asal Papua,” katanya menambahkan.

Bukan hanya berfokus di pengembangan skill dan teknik dalam bermain bola, pendidikan karakter yang dibina para pelatih kepada siswa pun terasa oleh para orang tua. Banyak kebiasaan baru yang dimulai dari asrama diterapkan dengan baik hingga ke rumah.

“Selama setahun anak saya ‘sekolah’ di PFA, perubahannya sifatnya sangat drastis dan tentunya ke arah positif. Anak saya ini tadinya sangat malu dan selalu nempel dengan Ibunya. Setelah kembali ke rumah pada waktu liburan, saya sampai kaget, dia berubah jadi sosok yang mandiri dan sadar akan pekerjaan rumah. Saya senang sekali,” ujar Betty, orang tua dari Perez Rumaseb siswa PFA angkatan pertama.

Dapat dilihat bahwa anak-anak yang terpilih menjadi siswa Papua Football Academy tidak hanya mendapatkan manfaat secara individu, tetapi juga berdampak positif pada perkembangan sepak bola Papua dan lingkungan secara keseluruhan.

Dengan terus memberikan dukungan dan perhatian, besar harapan PFA memiliki potensi untuk menjadi pusat pengembangan bakat sepak bola yang lebih besar lagi di masa depan.

 

TERTARIK UNTUK JOIN PAPUA FOOTBALL ACADEMY?

Papua Football Academy

Papua Football Academy adalah wadah bagi putra Papua untuk menimba ilmu sepak bola dan pendidikan formal yang mempersiapkan siswanya menjadi individu yang kompetitif, kreatif, dan berdaya saing.

Schedule

February 2024
MTWTFSS
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
26272829 

All contents © copyright Papua Football Academy. All rights reserved.